Jumat, 04 Juli 2014

Perasaan Cinta!


Ekhm.. ekhm.. cerita tentang cinta nih! Tapi begini ya, sebenarnya kalau kita ngomongin soal cinta itu pasti dianggapnya kayak gimana gtu yaa? Tapi untuk kali ini sepertinya biasa aja deh. Soal cinta adalah nomor satu buat remaja yang kegilaan sama yang namanya cinta. Hidup mereka tuh kayak mati suri kalau tidak dibarengi oleh satu hal yang kebanyakan dianggap sederhana tapi perlu yang namanya cinta.
                Engga ada salahnya juga kalau kita jatuh cinta. Toh, di hati kita tumbuh cinta juga atas seizin yang Maha Kuasa. Terus bagaimana buat cinta yang berlebih atau melampaui batas? Ya, kalau masalah itu dibalikin lagi ke pribadi masing-masing. Itu pilihan. So, buat menentukan pilihan itu sesuatu yang sering dianggap sulit dan bisa bikin galau berat bagi remaja-remaja jaman sekarang. Termasuk saya sendiri.
                So, kalau saya sih sering nya terjadi perang batin dalam hati. Antara keadaan, keinginan dan sebagainya. Tapi sebelum kita cerita kepada perang batinnya, saya mau cerita tentang keadaan saya, keadaan hati dan cerita cinta yang saya punya. Okey, cekidot.
                Sebenernya kalau ditanya soal cinta. Apa itu cinta? Saya juga gatau apa itu cinta karena saya belum merasakan cinta yang sebenarnya itu seperti apa namun jika rasa kagum kepada seorang insan sih pernah. Cuman saya heran sama orang yang mengatakan mereka cinta sama saya? Kenapa ya? Soalnya, saya pikir mereka belum tau kelebihan dan kekurangan saya. Apa mereka bisa menerima kekurangan dan kelebihan saya? Apa adanya?
                Ada yang mengatakan bahwa cinta itu saling melengkapi. Tapi apa jadinya jika satu pasang kekasih menyatu tanpa mempunyai sesuatu yang sama mereka sukai, entah itu hobi, makanan kesukaan atau secara fisik lainnya. Dan kalaupun cinta itu saling melengkapi berarti definisi paling tetap sepertinya adalah cinta itu bisa saling mengisi, tidak semuanya harus sama dan tidak semuanya harus beda karena jika semuanya tampak serupa, apa jadinya nanti? Dan jika semuanya terlihat beda?  Bagaimana bisa menyatu dalam perbedaan yang banyak?
                Saya heran sama sikap laki-laki yang tiba-tiba mendekat dan tiba-tiba menghilang. Sepertinya mereka ingin menjadi makhluk termandiri. Tapi, ada satu laki-laki yang saya temukan di sekitar yang memang sikap dia itu aneh banget tau ga sih? Dia itu selalu bersikap ramah tamah kepada semua wanita yang dia kenal, sedangkan bagi perempuan yang baru dia kenal, pasti dia tinggal pergi dan dia juga datang lagi untuk waktu-waktu tertentu.
                Tak ada salahnya memang tapi itu menjadi catatan tersendiri bagi kami selaku kaum hawa yang harus mawas diri agar tidak tersakiti atau bahkan menyakiti. Ya apalah itu, tak ada artinya jika kita tak pernah mau mengerti.

                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar